Intip Cara Menghitung Keuntungan Bisnis Properti Berikut Ini

blank

Bagikan Postingan ini

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on email

Intip Cara Menghitung Keuntungan Bisnis Properti Berikut Ini

Bisnis properti saat ini mungkin menjadi salah satu bisnis yang paling diminati. Hal tersebut dikarenakan, keuntungan dari bisnis tersebut bisa dikatakan cukup besar. Namun, sebetulnya bagaimana cara untuk menghitung keuntungan dari bisnis properti? Ada beberapa cara menghitung keuntungan bisnis properti yang bisa diketahui yaitu

  1. Capital Gain

Salah satu cara menghitung keuntungan bisnis properti adalah dengan capital gain. Bisa dikatakan cara ini adalah cara termudah untuk menghitung keuntungan bisnis properti. Caranya cukup dengan membandingkan harga beli sebuah properti pertama kali dengan harga jualnya.

Artinya harga properti yang diyakini akan makin naik tiap tahunnya, menyebabkan nilai capital gainnya juga ikut tinggi. Misalnya saja tahun 2018 dibeli properti senilai 700 juta rupiah, kemudian dijual tahun ini seharga 900 juta rupiah. Ini berarti pemilik properti telah mendapatkan capital gain sebesar 200 juta rupiah.

Perhitungan capital gain tersebut selama 2 tahun (2018-2020) adalah 28,5%. Nilai tersebut bisa didapat dengan cara  200 juta dibagi 700 juta dikalikan 100 %, hasilnya 28,5%. Namun, jika memakai cara ini harus memperhatikan harga jual. Setidaknya dari hasil penjualan properti ada selisih harga dari harga beli sehingga tetap untung.

  1. Yield

Jika menggunakan cara menghitung capital gain dirasa cukup sulit karena harus memperhatikan harga jual, bisa dipilih cara ini. Yield ini menjadi penghitung nilai sewa per tahun jika dibandingkan dengan harga beli properti. Sebagai contoh saja, seumpama memiliki properti sebuah rumah yang kebetulan tidak ada kondisi gejala politik atau ekonomi di sekitarnya.

Maka artinya rumah tersebut setidaknya harus menghasilkan yield minimal 5% per tahun. Harus juga diketahui bahwa tidak cuma rumah saja yang memiliki yield. Sebut saja tanah dengan nilai yield minimal 2%, kondominium di wilayah strategis sebesar 6%.

Ruko juga punya nilai yield minimal 2% dan masih banyak lagi. Intinya besar kecilnya nilai yield bisa dikarenakan beberapa faktor diantaranya lokasi serta jenis properti itu sendiri.

  1. Mengitung Pajak Penghasilan

Jangan lupa jika Indonesia sendiri merupakan negara pajak. Maka aspek pajak ini tidak boleh sampai dilupakan dalam hal berbagai aspek. Tanah atau bangunan merupakan salah satu bagian dari bisnis properti tentunya pasti kena pajak. Pebisnis properti harus memperhatikan pajak penghasilan ketika melakukan transaksi penjualan yang nilainya sebesar 2,5%.

Contohnya saja akan menjual tanah seluas 200 meter persegi, serta bangunan seluas 100 meter persegi. Untuk tanah dijual dengan harga 700 ribu per meter persegi, sementara bangunan 60 ribu per meter persegi. Sehingga total semua harga jual yaitu 200 juta, artinya pajak yang harus dibayarkan adalah 5 juta rupiah.

  1. Pajak Bumi Dan Bangunan

Tidak hanya dengan menghitung pajak penghasilan, keuntungan bisnis properti juga dapat diketahui dengan memperhitungkan nilai pajak bumi dan bangunan. Cara ini diperlakukan bagi mereka yang menyewakan propertinya. Misalnya saja memiliki rumah kos dengan perhitungan harga total tanah dan bangunan sebesar 4,2 milyar rupiah.

Pertama hitung dulu NJOP yaitu 20% dikalikan 4,2 milyar rupiah sehingga jumlahnya sebesar 840 juta rupiah. Jumlah PBB yang dibayarkan nilainya 0,5% dari NJOP yaitu sebesar 4,2 juta rupiah.

  1. Return On Investment

Terakhir untuk cara menghitung keuntungan bisnis properti adalah dengan memperhitungakan ROI. Istilah ROI sendiri lebih dikenal sebagai tingkat pengembalian atas investasi. Termasuk beberapa modal yang digunakan dalam pengadaan sebuah properti serta presentasi labanya.

Pada umumnya perhitungan ROI ini dimaksudkan untuk mengetahui hasil dari jumlah aktiva apakah sudah dapat dikendalikan oleh omset. ROI juga mampu mengukur seberapa efisien penggunaan modal, produksi, serta penjualan sebuah properti.

Itu tadi beberapa cara menghitung keuntungan bisnis properti. Perhitungan dalam bisnis properti sebaiknya dilakukan dengan lebih teliti. Dengan begitu, bisa mendatangkan keuntungan yang maksimal.

 

Dapatkan Info Lengkap

Hubungi Admin kami

More To Explore

Layanan Bisnis & Investasi

Eazy property bisnis property di bali

blank